1.    Hakikat Gelombang Elektromagnetik
Pada pertengahan abad ke sepuluh seorang ilmuwan Mesir di Iskandaria yang  bernama Al Hasan (965-1038) mengemukakan pendapat bahwa mata dapat melihat benda-benda di sekeliling karena adanya cahaya yang dipancarkan atau dipantulkan oleh benda-benda yang bersangkutan masuk ke dalam mata. Teori ini akhirnya dapat diterima oleh orang banyak  sampai sekarang ini.
 

Terjadinya gelombang elektromagnetik
Faraday menyatakan bahwa perubahan medan magnetic menyebabkan muatan listrik mengalir dalam loop kawat atau ekuivalen dengan bangkitnya medan listrik.
Maxwell mengusulkan proses kebalikannya yaitu suatu perubahan medan listrik akan membangkitkan medan magnetic.
Jika perubahan medan magnetiknya sinusoida, maka dibangkitkan medan listrik yang juga berubah secara sinusoida. Selanjutnya, perubahan medan listrik secara sinusoida ini membangkitkan medan magnetic yang berubah secara sinusoida. Demikian seterusnya, terjadi proses berantai pembentukkan medan listrik dan medan magnetic yang merambat kesegala arah. 
Merambatnya medan magnetic dan medan listrik kesegala arah inilah yang disebut gelombang elektromagnetik.
2.    Bentuk gelombang elektromagnetik
Medan listrik E dan medan magnetic B selalu saling tegak lurus terhadap arah rambat gelombang. Oleh karena itulah, gelombang elektromagnetik termasuk gelombang transversal dan dapat mengalami polarisasi.


3.    Besaran dalam gelombang elektromagnetik
Cepat rambat gelombang elektromagnetik menurut max well:


semua gelombang elektromagnetik merambat dalam vakum dengan cepat rambat yang sama, yaitu:
  

persaman dasar gelombang

4.    Spectrum gelombang elektromagnetik
Spektrum Gelombang elektromagnetik dari frekuensi terendah ke frekuensi tertinggi. Gelombang radio merupakan spectrum gelombang elektromagnetik dengan frekuensi terendah. Sedangkan sinar gamma merupakan spectrum gelombang elektromagnetik dengan frekuensi tertinggi.

Gelombang radio merupakan spectrum gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang tertinggi. Sedangkan sinar gamma merupakan spectrum gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang terendah.


 5.    Karakteristik dan Penerapan tiap Gelombang Elektromagnetik
a.         a.  Gelombang radio (dengan frekuensi 104-107 Hz)
gelombang elektromagnetik ini mampu menembus lapisan ionosfer sehingga sering digunakan sebagai sarana komunikasi dengan satelit-satelit.
         b.  Gelombang mikro
Gelombang mikro (microwaves) adalah gelombang radio dengan frekuensi paling tinggi (SHF = Super High Frekuenscy).

c.   Radar (dengan frekuensi 1010 Hz)
Radar (Radio Detection and Ranging), yaitu berarti mencari dan menentukan jarak sebuah benda dengan menggunakan gelombang mikro. Pantulan dari gelombang yang dipancarkan tadi digunakan untuk mendeteksi obyek. Informasi yang dikirim ataupun yang diterima berbentuk sebagai pulsa. Bila pulsa ini dikirim oleh pesawat radar dan mengenai suatu sasaran dalam selang waktu Dt, maka jarak antara radar ke sasaran :


= kecepatan cahaya (3 . 108 m/det).
      Selang waktu yang diperlukan oleh gelombang tersebut dinamakan time delay 
a.         Sinar Infra merah (dengan frekuensi 1011 -1014 Hz)
Dimana gelombang ini lebih panjang dari gelombang cahaya tampak dan tidak banyak dihamburkan oleh partikel-partikel debu dalam atmosfir sehingga mengurangi batas penglihatan manusia.
 
b.         Cahaya tampak (dengan frekuensi 1014 -1015 Hz)
Cahaya tampak (visible light) yaitu cahaya yang tampak oleh mata manusia dan terdiri dari deretan warna-warna merah sampai ungu.
c.          Sinar UV
Daerah frekuensi 1015 – 1016 Hz dinamakan daerah ultra ungu (ultra violet). Dengan frekuensi ultra ungu memungkinkan kita mengenal lebih cepat dan tepat unsur-unsur yang terkandung dalam suatu bahan.
d.         Sinar-X
Daerah frekuensi 1016 – 1020 Hz, disebut daerah sinar X. Gelombang ini dapat juga dihasilkan dengan menembakkan elektron dalam tabung hampa pada kepingan logam. Karena panjang gelombangnya sangat pendek, maka gelombang ini mempunyai daya tembus yang cukup besar sehingga selain digunakan di rumah sakit, banyak pula digunakan di lembaga-lembaga penelitian ataupun industri.
e.         Sinar Gamma
Daerah frekuensi 1020 – 1025 Hz, disebut daerah sinar gamma. Gelombang ini mempunyai daya tembus yang lebih besar daripada sinar X, dan dihasilkan oleh inti-inti atom yang tidak stabil. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar